Minggu, 22 Juni 2014
Selasa, 03 Juni 2014
MAKALAH HANCAU
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Air
merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia.Manusia tidak bisa hidup
tanpa air. Selain untuk minum dan
memasak, air juga digunakan untuk mandi dan mencuci pakaian, menyiram tanaman,
memelihara ikan, mengairi sawah, dan lain-lain. Selain bersih, air yang kita
gunakan juga harus menyehatkan.
Apabila
kita banyak minum air putih yang bebas dari kuman dan bibit penaykit maka badan
kita akan sehat. Bila kita mandi dengan air bersih, badan kita akan terasa
segar. Air kotor mengandung kuman-kuman yang dapat menimbulkan penyakit.
Saluran
air harus selalu bersih, agar air dapat mengalir dengan lancar. Jangan membuang
sampah disaluran air atau sungai karena dapat menimbulkan banjir. Apabila
sungai penuh sampah maka air tidak dapat mengalir dengan lancar. Karena penuh
sampah, sungai dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. Apabila musim
hujan, dapat menimbulkan banjir.
Karena
mudah mendapatkan air, biasanya kita tidak hemat dalam pemakaian air.
Akibatnya, kita sendiri yang sensara karena sulit mencari sumber air bersih.
1.
Air untuk keperluan memasak dan
minum
2.
Air untuk kebutuhan pertanian
3.
Sarana transportasi
4.
Air digunakan sebagai sarana
olahraga dan rekreasi
5.
Air digunakan sebagai pembangkit
listrik
2. Masalah
Manfaat air untuk sumber
kesehatan
3. Rumusan Masalah
Bagaimana cara memanfaatkan air
bersih untuk kesehatan ?
4. Tujuan
Kami membuat makalah supaya
lebih jauh mengetahui manfaat air bersih untuk kesehatan
B. ISI
Air
merupakan salah satu kebutuhan hidup yang paling penting. Keberadaannya tidak
dapat digantikan dengan benda lain. Dapatkah kamu menyebutkan fungsi air ? air
digunakan untuk minum. Manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan membutuhkan air.
Kita mamapu bertahan hidup makan dalam beberapa minggu. Namun, tanpa air kita
akan mati dalam beberapa hari saja.
Air
merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Manusia tidak bisa hidup
tanpa air, selain untuk minum dan memasak, air juga digunakan untuk mandi dan
mencuci pakaian, menyiram tanaman, memelihara ikan , mengairi sawah dan lain-lain.
Air
bersih sangat penting untuk kesehatan kita, meskipun kita menggunakan air
leding, tetap saja air dimasakn dahulu sebelum diminum. Saat ini banyak air
mineral dalam kemasan, kita juga harus hati-hati memilihnya karena tidak semua
air dalam kemasan tersebut terjamin isinya.
Di sungai pun
airnya bersih, namun saat ini banyak sungai airnya kotor, terutama sungai di perkotaan.
Air sunagi yang bersih merupakan salah satu tempat hidup ikan. Kita dapat
membuat keramba apung untuk memelihara ikan. Air sungai dapat digunakan untuk
kebutuhan hidup, tetapi juga air sungai tersebut harus bersih.
Air sangat
diperlukan bagi tubuh. Jika tidak ada air, segala kebutuhan tidak akan
terpenuhi. Di kantor, di sekolah, di rumah sakit, dan dimanapun, semua orang membutuhkan
air .
Air
bersih dapat kita peroleh dari sumur ,air ledeng dari PDAM,maka air dari
pegunungan atau dengan cara membuat penyaringan air bersih.Sumber air harus di
jaga,di awasi,dan di perhatikan dengan benar .Tujuan agar air yang di hasilkan
dapat selalu terjanin ke bersihannya.
Fungsi air :
1.
Air untuk keperluan memasak dan
minum
Dalam keperluan memasak dan minum,kita membutuhkan air.Setiap kita perlu
minum.Rasa haus akan hilang dengan minum air.
2.
Air untuk kebutuhan pertanian
Dalam
kehidupan ekonomi modern kita,air juga merupakan hal utama.Para petani
menbutuhkan air untuk mengairi lahan pertanian.
3.
Sarana transportasi
Di
beberapa daerah di indonesia seperti kalimantan,sumatera,dan irian jaya banyak
melalui sungai sebagai sarana transportasi.
Selain sebagai sarana transportasi untuk manusia,air sungai pun
digunakan sebagai transportasi pengeriman kayu gelondongan.
4.
Air digunakan sebagai sarana
olahraga dan rekreasi.
Beberapa
cabang olahrag membutuhkan sarana air.
Contohnya adalah olahraga renang, pola air, selancar dan lain-lain. Para
perenang berenang di kolam renang, begitu juga renang, begitu juga atlet polo
air. Mereka melakukan permainan di kolam. Begitu pula halnya dengan para
peselancar. Mereka memanfaatkan gelombang
air laut.
5.
Air digunakan sebagai pembangkit
listrik
Air juga digunakan sebagai pembangkit
listrik. Dengan gerakan air seperti air terjun, air di bendungan dapat
digunakan untuk menggunakan turbin yang dapat menghasilkan arus listrik.
Di beberapa daerah
yang kekurangan air bersih mereka menggunakan air kotor untuk keperluan air
bersih. Akibatnya, mereka terserang berbagai penyakit. Mulai dari penyakit kulit hingga diare.
Tanpa air,
tumbuh-tumbuhan akan kekeringan. Hal ini dapat kita lihat saat musim kemarau
tiba.
Air adalah sumber
daya yang menyangkut hajat hidup orang yang banyak sehingga perlu dipertahankan
bahkan ditingkatkan kualitasnya agar penggunanya tidak merugikan kepentingan
umum.
C. PENUTUP
1. Kesimpulan
Air
merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Apabila kita banyak minum air
putih yang bebas dari kuman dan bibit penyakit maka badan kita akan sehat. Bila
kita mandi dengan air bersih, badan akan terasa segar. Saluran air harus selalu
bersih agar air dapat mengalir dengan benar.
Jangan
membuang sampah disalurkan air atau sungai karena dapat menimbulkan banjir.
Karena penuh sampah, sungai juga bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, kita sulit mencari sumber air bersih
1)
Air untuk keperluan memasak dan
minum
2)
Air untuk kebutuhan pertanian
3)
Sarana transportasi
4)
Aor digunanakan sebagai sarana
olahraga dan rekreasi
5)
Air digunakan sebagai pembangkit
listrik
2. Saran
o
Jangan membuang sampah disaluran
air karena dapat menimbulkan banjir
o
Sebaiknya jangan menebang pohon
sembarangan karena dapat menimbulkan banjir
o
Sebaiknya menanam pohon untuk
mencegah banjir
DAFTAR ISI
Jumat, 30 Mei 2014
KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM RAWA
KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM RAWA
Oleh
Jaimah
SMAN 1 Daha Utara
Ragam Ekosistem Rawa
A. Ekosisten Rawa
Rawa merupakan sebutan untuk semua
daerah yang tergenang air, yang penggenangannya datar bersifat musiman ataupun
permanen dan ditumbuhi oleh tumbuhan (vegetasi). Hutan rawa memiliki
keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Jenis-jenis floranya antara lain:
durian burung (Durio carinatus),
ramin (Gonystylus sp), terentang (Camnosperma sp.), kayu putih (Melaleuca sp), sagu (Metroxylon sp), rotan, pandan,
palem-paleman dan berbagai jenis liana. Faunanya antara lain : harimau (Panthera tigris), Orang utan (Pongo pygmaeus), rusa (Cervus unicolor),
buaya (Crocodylus porosus), babi hutan (Sus scrofa), badak,
gajah, musang air dan berbagai jenis ikan.
Ekosistem rawa memiliki ciri-ciri
antara lain suhu rendah, kadar garam rendah, penetrasi cahaya yang kurang,
dipengaruhi iklim dan cuaca di sekitar, dan memiliki tumbuhan seperti jamur,
gulma, dan alga yang berfungsi sebagai produsen, serta memiliki ikan air tawar
yang dapat dijadikan sebagai sumber pangan protein hewani.
Komponen pembentuk ekosistem rawa
terdiri dari abiotik dan biotik. Komponen abiotik dapat berupa suhu,
air, garam, cahaya matahari, tanah dan batu, serta iklim. Komponen biotik
seperti gulma, eceng gondok, mikroorganisme pengurai, udang dan ikan nila.
Setiap komponen tersebut membentuk suatu rantai makanan.
Rawa penting
sebagai kawasan penyangga untuk menampung air dalam jumlah besar yang berasal
dari curahan hujan lebat dan sebagai regulator aliran air tetapi daya tampung
rawa jauh lebih besar. Fungsi regulator untuk kontinuitas aliran air, sehingga
sangat penting bagi makhluk hidup termasuk manusia yang berdiam di hilir rawa.
Peningkatan jumlah gulma menyebabkan penurunan jumlah ikan air tawar. Akan
tetapi, Gulma air secara ekologis berperan mengurangi bahan pencemar.
A. Ekosistem Hutan Rawa Gambut
1. Pengertian Ekosistem Hutan Rawa
Gambut
Hutan rawa
gambut merupakan hutan dengan lahan basah yang tergenang yang biasanya terletak
dibelakang tanggul sungai . Hutan ini didominasi oleh tanah-tanah yang
berkembang dari tumpukan bahan organik, yang lebih dikenal sebagai tanah gambut
atau tanah organik.
Hutan rawa
dan hutan gambut terdapat didalam satu daerah, dan biasanya hutan gambut
merupakan kelanjutan dari hutan rawa. Perbedaannya hanya pada hutan gambut yang
memilki lapisan gambut, yakni lapisan bahan organik yang tebal mencapai 1-2
meter, sedangkan hutan rawa lapisannya hanya sekitar 0,5 meter.
Jenis
vegetasi hutan gambut biasanya terdiri dari jenis Palmae, Pandanus, Podocarpus,
dan beberapa dari family Dipterocarpaceae.
2. Komponen Penyusun Hutan Rawa Gambut
a. Komponen Biotik
Kekhasan lingkungan abiotik hutan
rawa gambut membuat hanya spesies tertentu yang mampu bertahan dilingkungan
ekosistem ini.
b. Komponen Abiotik
1. Rawa Pasang Surut
Rawa
pasang surut merupakan lahan rawa yang genangannya dipengaruhi oleh pasang
surutnya air laut. Tingginya air pasang dibedakan menjadi dua, yaitu pasang
besar dan pasang kecil.
Rawa lebak adalah lahan rawa yang
genangannya terjadi karena luapan air sungai dan atau air hujan didaerah
cekungan pedalaman. Genangannya umumnya terjadi pada musim hujan dan menyusut
pada musim kemarau. Tinggi genangan air minimal 50 cm.
Rawa lebak yang dimanfaatkan atau
dibudidayakan untuk pengembangan pertanian, termasuk perikanan dan peternakan
disebut lahan rawa lebak.
Potensi lahan rawa lebak di
Indonesia mencapai 14 juta ha, terdiri dari rawa lebak dangkal seluas 4.166.000
ha, lebak tengahan seluas 6.076.000 ha, dan lebak dalam seluas 3.039.000 ha.
2. Rawa Lebak Peralihan
Merupakan lahan rawa lebak yang
pasang surutnya air laut masih terasa disaluran primer atau di sungai.
B. Ekosistem Rawa Air Tawar
Ekosistem air tawar merupakan
ekosistem dengan habitatnya yang sering digenangi air tawar yang kaya mineral
dengan pH sekitar 6. Ekosistem rawa air tawar ini ditumbuhi oleh beragam jenis
vegetasi. Hal ini disebabkan oleh terdapatnya beragam jenis tanah pada berbagai
ekosistem rawa air tawar. Dibeberapa daerah pada rawa-rawa tersebut ditumbuhi
rumput, ada pula yang hanya ditumbuhi jenis pandan atau palem yang menonjol.
Ekosistem air tawar memiliki
beberapa karakteristik, seperti variasi suhu yang perubahannya tidak menyolok,
tumbuhan yang dominannya alga, dan keadaan lingkungannya dipengaruhi oleh iklim
dan cuaca. Karakteristik ekosistem air tawar lainnya seperti tumbuhan rendah
bersel satu mempunyai dinding sel yang kuat, sedang tumbuhan tingkat tinggi
mempunyai akar sulur untuk melekat pada bagian dasar perairan, misalnya
teratai, kangkung, ganggang biru, dan ganggan hijau. Sedangkan karakteristik
hewannya memiliki ciri-ciri mengeluarkan air berlebih, garam diabsorpsi (diserap)
melalui insang secara aktif dan sedikit minum, air masuk dalam tubuh secara
osmosis.
Daftar
Pustaka
Langganan:
Komentar (Atom)












